Sabtu, 21 November 2015

Riil Ekonomi adalah Barang dan Jasa

Riil ekonomi adalah produksi barang atau jasa, sehingga efek dari salah satu ini adalah adanya seorang penjual/marketing atau profesi seseorang. Jika memproduksi tidak mempunyai kemampuan ya kulakan barang saja dan menjualnya. Atau kalau kita mempunyai kemampuan profesi yang bisa dikembangkan ya lakukanlah profesi itu sebagai jasan dan yang dapat nilai tambah pendapatan. Jadi ekonomi itu bukan perbankan lembaga pembiayaan. Dalam islam pembiayaan diambilkan dari LAZIZ jika memang orang itu secara syar'i wajib menerima bantuan.
Contoh nyata telah aku lakukan dengan jualan online BOOSTER NUTRILENG, FERTI DURIO dan FLORI MANGO karena memang saya tidak bisa memproduksi barang ini.

Dilain waktu jika seseorang pesan kepadaku untuk membuat website, toko online, disain elektroniak olehlah dapat aku kerjakan dan mendapat upah jasa. Itulah riil ekomoni bukan diatur oleh lembaga bank yang sifatnya cenderung memutar uang dan bunga.

Banyak alasan untuk argumen ini silahkan googling dengan keyword: riba, bank, yufid.tv, dll

Entikong Kalimantan Antara FORTEI dan Kebutuhan Listrik Nasional

Medio Nov 2015 berkesembatan melintas ke Entikong masuk ke Serawak, Kuching, Malaysia. Kunjungan ke Pontianak dimanfaatkan untuk menginjakkan kaki ke negeri seberang (kunjungan ke Universitas Negeri Sarawak /UNIMUS, Serawak Energy), melalui Pontianak. 

Pontioanak termasuk kota yang lumayan besar dengan kondis kota sedang tidak terlalu padat, cocok. Iklim saat itupun bersahabat, dengan makanan malam di pinggir jalan harus waspada karena di sini banyak komunitas Dayak, Tionghoha, dan Melayu, jadi makanan umum terpampang jenis halal-haram yang yang dapat Anda pilih, karena tertulis jelas  yang mengandung babi akan ditulis Babi jadi dapat memilih yang halal bagi muslim. Untuk oleh oleh jajan dan pernak pernik sovenir, batik silahkan ke jalan Pattimura.

Acara utama adalah pertemuan FORTEI,  kali ini membicarakan peran program studi teknik elektro dalam mempersiapkan sejak sekarang untuk kebutuhan nasional listrik dalam negeri sebesar 35.000 MW yang sudah dihitung oleh DEN. Target dalam 5 tahun sejak sekarang harus terpenuhi untuk mengdongkrak pertumbuhan ekonomi Nasional. Kebutuhan energi listrik 35 GW ini sebagai pembanding saat kerkunjung ke Kuching, Serawak Energy ternyata sebenarnya kebutuhan Indonesia masih jauh harusnya lebih besar lagi dari 35 GWkarena Serawak Energi untuk mensuplay listrik se wilayah Serawak bahkan sebagian dijual untuk mensuplay kebutuhan listrik di Indonesia perbatasan, Entikong dan Kalimantan Barat/Pontianak saja sudah mengarah ke 24 GW dan sudah tercapai kisaran 50% negeri bagian Malaysia Serawak ini di untungkan kondisi wilayah tersedia banyak air melimpah dengan head yang cocok untuk dibuat PLTA, dibandingkan di kalimantan Barat yang juga banyak air melimpah tetapi kurang mendukung untuk dibuat PLTA karena head yang kurang laya.

Di bulan November 2015 ini juga sempat kedatangan saudara sedangg survey untuk pengerjaan proyek Geothermal Listrik di daerah Baturraden Purwokerto.

I'm on the left








Sabtu, 10 Oktober 2015

Masjid dengan Suara Lantun Imam Yang Merdu di kota Purwokerto

Dan imam masjid dengan suara merdu bersemangat serta bangunan masjid yang menawan itu memang cocok sekali. Lantunan suara imam masjid yang bagus menurut aku jika Anda sedang lewat di dalam kota Purwokerto sempatkan sholat berjamaah magrib atau isya' di masjid berikut ini: Masjid Darussalam, Masjid Jenderal Soedirman, Masjid Tujuh Belas suara imam merdu lembut.

Dua Masjid ini juga aktif kajian agamanya dengan tema-tema yang bagus-bagus.

Masjid Jenderal Soedirman Purwokerto: Kajian Tiap Ba'da sholat Magrib sampai Isya' Rutin (Sabtu sore setelah magrib di isi oleh Ustadz Abdullah Zaen)

Kamis, 01 Oktober 2015

Hitungan Kasar Konsumsi BBM New Avanza tahun 2014 Akhir

Hitungan ini berdasar pengalaman nyata saat pergi ke Semarang dari Purwokerto. Kapasitas tanki New Avanza  Full adalah  45 liter karena skala bar BBM di dasboard ada 8 strip berarti 1 strip indikator BBM sama dengan 45 lt / 8 strip = 5,625 lt / strip

Jarak Purwokerto-Semarang kurang lebih 200 km, waktu itu untuk sekali jalan dari Purwokerto ke Semarang indikator bar BBM turun 3 strip dari kondisi full 8 strip jadi butuh 5,625 lt x 3 strip =  16,875 liter, maka rata-rata BBM yang digunakan adalah 200 km/16,875 liter = 11,851 km/liter.

Kondisi jalan luar kota dengan AC kondisi normal nyala, maka konsumsi BBM bagi new Avanza akhir 2014 ini adalah dalam kisaran 12 km/liter.  Satu liter BBM bensin premium mampu menempuh 12 km. Sehingga kita tahu sekali jalan ke Semarang adalah 16,875 lt x Rp 7400= Rp 124.875,-.

Atau cara lian yang mudah adalah dengan cara: isi full tank BBM 45 liter, kita gunakan fasilitas tombol trip A atau trip B  (tekan tombol odometer, pilih tripA/B tekan lama untuk meng-nol-kan)untuk mengetahui jarak tempuh.Kemudian kita lihat berapa bar strip bbm. Dua nilai ini yaitu jarak (km) dan penggunaan BBM ( jumlah penurunan bar) bisa untuk menghitung konsumsi BBM/km. 





Selasa, 25 Agustus 2015

Ide yang Hilang

Sudah berkali-kali muncul lintasan ide untuk di tulis di blog, tetapi karena belum dicatat diwaktu itu ditempat seadaanya jadinya hilang. Saat buka blog mau ditulis, mana ide yang kemarin muncul itu

ADS Article