Senin, 02 September 2019

Efek Labelling-Efek Tulisan terhadap Marketing dan Image Konsumen

Nyata terjadi hasil dari efek tulisan, banner, labelling pada sebuah produk ternyata mempengaruhi image seseorang (konsumen, dll) Di tempatku ada sebuah warung makan sekaligus warung es masih dalam satu tempat berdampingan satu pemilik.

Berjalannya waktu warung makan ini jadi terkenal. Dan sampai saat ini orang lebih paham menyebutnya warung makan BETTI, padahal nama aslinya warung makan mba NENI, tetapi karena tergerus TULISAN BESAR BETTI, image konsumen terlanjur menyebut namanya WR Makan BETTI.

Itulah pentingny label atau kosakata. Awal Adam turun di  dunia ini dikenalkan kosa kata oleh Allah SWT.  Yang efeknya ternyata luarbiasa. 
Label/tulisan/kosa kata bisa menjadikan pergesaran image tersebut, nama asli warungnya Neni dikhalayak ramai konsumen menyebutnya warung makan Betti. 
Bahkan seseorang menjadi rusak tauhidnya karen label, dulu  di jaman jahiliyah: ada patung yang bernama Latta dan Uzza yang konon dari arti katanya mengandung sesuai yang agung maka akhirnya jadi sesembahan, coba kalau dulu kala patung itu diberi nama yang jelek misal "Pesek" atau nama nama yang jelek maka akhirnya tidak akan disembah (red: Gus Baha).


Selasa, 02 Juli 2019

Yang terberat

Itu saat masalah sedang kita tidak siap, rumus jitu sudahlah sandarkan kepada-NYA. Terima, ikhlas

Yang terlupakan waktu mau Jalan Motor-Mobil di Perempatan Bangjo

Catatan pengalaman pribadi saat stop di per empatan bangjo lampu lalu lintas (traffic light) karena lampu warna MERAh dan lampu sudah nyala HIJAU jangan sekali-kali langsung tancap gas jalan. Sebaiknya tunggu 4-5 detik (sebentar) lihat kondis pastikan jalan di depat aman!. Mengapa? karena pernah saat HIJAU langsung gas jalan...eh tahu tahu ada selonong mother masih saja jalan dari arah depan padahal ditempat di sudah mulai MERAH, rupanya ibu-ibu ini ngebut agar tidak terhenti lampu merah....nah ini yang berbahaya. Jadi tahu kan saat sudah lampu HIJAU jangan langsung tanjap gas.


Ini Sugesti Waktu Kecil

Waktu kecil umur 7-13 th di samping ikut sekolah formal SD, siang sampai sorenya (14:00 ~16:00) ikut sekolah "Arab" Diniyah. Nah jarak antara sekolah dengan sekolah jalan kaki jarak sekitar 2 Km. Ada pengalaman sendiri jaman itu, jika jalan kaki dan ingin cepat sampai sekolah atau waktu pulang cepat sampai rumah, oleh teman disuruh bawa daun gelis (red: gelis bahasa jawa artinga cepat). Dan benar waktu itu jalan kaki tahu-tahu sudah sampai sekolah, sudah sampai rumah.
Inilah efek sugesti yang masuk ke alam bawah alam sadar hingga akhirnya dirasakan waktu begitu cepat tidak terasa. Itu bukan apa apa, karena waktu tidak terasa karena tergerus oleh ngobrol ngalor ngidul, eh ternyata sudah sampai tujuan.

Daun Gelis (Red: Gelis bhs jawa = cepat)


Senin, 15 April 2019

CARA Menggabungkan 2 LNB C band dengan 2 LBN KU-Band (Tandem)


Tulisan ini adalah pengembangan dari tulisan sebelumnya yang pernah saya tulis ini https://arifjt.blogspot.com/2017/10/cara-pasang-palabola-offset-dish-ku-band.html
tentang "Cara Pasang Parabola Solid Dish Offset LNB Ku Band"
Waktu itu 2 parabola aku gabung.  Satu Parabola C band 2 LNB dan  satu lagi parabola solid dish Ku-band 1 LNB.

Nah sekarang ternyata parabola solid dish yang semula 1 LNB Ku-band saya tambah lagi (tandem) dengan LNB KU-band (jadi satu solid dish ada 2 LNB Ku-band).

Jadi Total Akhir ada 2 parabola dengan rincian sbb:
  • Parabola jaring besar 2 LNB (Telkom S dan Palapa)
  • Parabola solid dish 2 LNB (Measat dan Chinasat 11)

Bagaimana cara mengggabungkan bisa dilihat di youtube dalam dokumentasi video di link berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=FzyP-NyI1to  

dan https://www.youtube.com/watch?v=VzlFaPf3DgQ 


 Penampakan gambar:

https://www.youtube.com/watch?v=FzyP-NyI1to
https://www.youtube.com/watch?v=VzlFaPf3DgQ