Kamis, 26 Maret 2020

jadi ingat tulisan dulu, bahwa pergeseran pulsa telpon ke Data mulai terbukti tahun ini

Publik dunia dan Indonesia sekarang sesuai prediksi tulisan saya sebelumnya bahwa kita ini akhirnya ikut jaringan telp, atau pulsa kartu hanya untuk data. Terbukti sekarang buat kerja, sekolah, dll

Rabu, 25 Maret 2020

Notulensi Tarhib Ramadhan Al-Fatih 1441 H 1 Sya’ban 1441 H (25 Maret 2020) Tadabur Ayat Ramadhan dari Sisi Tarbiyah dan Iman

INI BUKAN TULISAN SAYA TETAPI TULISAN DARI USTD ABU ZAID
========================================================
Saya dokumentasikan di sini agar tidak hilang oleh waktu




Notulensi Tarhib Ramadhan Al-Fatih 1441 H
1 Sya’ban 1441 H

Tadabur Ayat Ramadhan dari Sisi Tarbiyah dan Iman

Ustadz Budi Ashari, Hafizhahullah

Ayat tentang ramadhan turun pada tahun 2 Hijriyah, yang artinya dibutuhkan 15 tahun (13 tahun di makkah dan 2 tahun di madinah) sebagai persiapan iman karena yang dipanggil adalah orang-orang beriman.

Surat Al-Baqarah ayat 183 diawali dengan panggilan kasih sayang (hai, orang-orang beriman) karena yang dipanggil bukan hanya diri tetapi juga iman kita. Dengan kata lain, kita harus datang dengan iman dan fisik agar menghasilkan ramdhan yang istimewa.


QS 2 : 183

Puasa selama 1 bulan itu sesungguhnya memang berat. Dan ketika syari’at itu berat, justru Allah menyampaikannya dengan bahasa yang ringan.

Allah menerangkan bahwa shiyam itu tidak hanya diperintahkan kepada kalian (red : kita sebagai ummat nabi Muhammad) tetapi juga kepada kaum sebelumnya. Dimana hasil besarnya ialah mencapai taqwa.

Shiyam (red : puasa) termasuk syari’at yang sejak ummat sebelum nabi Muhammad Sholallahu’alaihi Wasallam (syar’u man qablaha) dan juga untuk kita hari ini.

Padahal tidak semua syari’at yang berlaku untuk ummat sebelumnya berlaku untuk kita hari ini. Ini menunjukan bahwa semenjak Nabi Adam sampai seterusnya, kita sebagai manusia tidak (akan) lepas dari puasa atau dengan kata lain puasa dapat memberikan masalahat untuk seluruh manusia.

Allah juga menggunakan kata Ayyaman yang berarti hari-hari dan ma’dudaat yang secara bahasa berarti juga terbatas (sedikit). Karena Allah hanya mewajibkan berpuasa selama 1 bulan, di saat 11 bulan sebelumnya kita tidak diwajibkan berpuasa.

Ini menjadi pelajaran besar bagi kita di saat merebaknya pandemi, dimana kita harus pandai memilih dan/atau mengakses berita yang menyenangkan, serta berusaha menyampaikan sesuatu yang menyenangkan. Karena mengabarkan sesuatu yang membahagiakan itu juga bagian dari ibadah

Maka bentuk kebahagiaan kita saat ini harusnya terfokus pada dua hal :
1.    Datangnya ramadhan
2.    Berhentinya wabah corona

Puasa adalah ibadah untuk sampai pada derajat tertinggi : taqwa, maka kita harus berpuasa tidak hanya fisik tapi juga hati agar nilainya tinggi. Puasa juga membawa nilai untuk memperbaiki lisan, baik ucapan maupun tulisan. Puasa juga semacam masa charging untuk menghadapi 11 bulan selainnya.

QS 2 : 184

Ayat ini mengandung nilai fiqih, dimana orang beriman (yang diwajibkan berpuasa) itu tidak dipersulit. Pelajarannya, bahwa hidup kita ini (harus) diatur dengan kadar yang sudah ditentukan syari’at.

Bulan ramadhan juga erat kaitannya dengan sedekah. Maka kita perlu menyiapkan diri menyambut ramadhan dengan membantu saudara kita memenuhi kebutuhannya, apalagi di tengah kondisi saat ini, dimana sebagian saudara kita mungkin sedang dalam kondisi serba terbatas karena kehilangan pekerjaan untuk sementara waktu.

QS 2 : 185

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an.

Ramadhan (dalam bahasa Arab) berasal dari kata Ramdha yang artinya panas. Penamaan ini, sebagaimana nama-nama bulan hijriyah lainnya disesuaikan dengan musim atau aktifitas orang-orang pada masa itu.

Sekalipun bisa jadi ramadhan tidak hanya terjadi pada musim panas, tapi nilai lain dari ramadhan ialah berfungsi sebagai waktu Allah membakar dosa-dosa kita

Ada satu kabar baik, bahwa tahun-tahun ini ramadhan (akan) terjadi pada saat (mulai) musim panas. Dimana Ibnu Hajar Al-Asqalani Rahimahullah menyatakan bahwa Tha’un yang terjadi (sebelum tahun 833 H) berawal pada musim semi dan berakhir di awal musim panas. Dan itu adalah bulan Ramadhan.

Prioritas di bulan ramdhan itu ada 2 : shiyam dan Al-Qur’an.
Shiyam dilakukan pada siang hari dan (Mudarasah) Al-Qur’an pada sepanjang hari, utamanya malam hari. Hal ini sebagaimana kebiasaan Nabi Muhammad Sholallahu’alaihi Wasallam dan Malaikat Jibril yang selalu melakukan mudarasah Al-Qur’an di bulan Ramadhan pada malam hari.


Selain itu juga karena Al-Qur’an sejalan dengan (kondisi) malam hari. Kebutuhan manusia pada siang hari berbeda dengan kebutuhan saat malam hari, yang kalau kebutuhan itu tidak dipenuhi maka akan terjadi kerusakan. Malam hari adalah saat yang tepat untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Semakin bertambah hitungan hari di bulan ramadhan hubungan kita dengan langit harus semakin menaik dan semakin mengurangi hubungan dengan yang di bumi, bahkan mencapai puncaknya di 10 hari terakhir. Nabi sampai membuat semacam tenda karena ingin memutus komunikasi dengan makhluk.

Di tengah kondisi saat ini, kita perlu berhusnuzhan bahwa mungkin corona diturunkan oleh Allah agar ramadhan kita semakin istimewa. Sehingga bacaan kita terhadap Al-Qur’an harus diperbanyak dan bacaan selain Al-Qur’an disimpan dulu setelah bulan ramadhan, apalagi kabar seputar Corona.

Bahkan imam Malik Rahimahullah sampai menutup kajian hadist nya dan menyuruh murid-muridnya untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Beberapa catatan ustadz Budi tentang Al-Qur’an

1.    Fungsi utama Al-Qur’an ialah sebagai petunjuk (hidayah) bagi manusia.
2.    Di dalam Al-Qur’an terdapat banyak do’a, dan do’a yang pertama kali muncul (di surat Al-Fatihah) ialah do’a meminta hidayah (petunjuk). Karena kalau sudah dapat hidayah maka hidup kita akan dipandu oleh Allah. Karena kecerdasan, hati dan yang lainnya kalau tidak dipandu oleh Allah hanya akan merusak.
3.    Ramadhan jadikan momentum Al-Qur’an sebagai hidayah hidup kita.
4.    Al Qur’an itu selain sebagai Huda (petunjuk), Bayyinat (penjelas) juga Furqan (pembeda)


Allah menginginkan kemudahan, bukan kesulitan. Tapi cara mengukurnya jangan hanya dari zhahir tapi tanyakan pada Allah. Contohnya ialah syari’at perang yang tidak disukai tapi baik, atau bahkan kita suka sesuatu tapi ternyata tidak baik.

Bentuk cinta Allah tidak hanya ketika seseorang haus, dia akan di berikan minum tapi bisa jadi “dipaksa” haus. Karena kadang kita lebih butuh haus, lapar, takut dsb., daripada sebaliknya dan itu juga merupakan bukti cinta Allah.

Hidayah itu mahal, maka kita harus bertakbir (menyebut nama Allah) ketika mendapatkan nikmat berupa hidayah. Sebab kalau Allah tidak mengijinkan, maka kita tidak akan dapat mendapatkan hidayah dan melakukan kebaikan.

Pelajarannya : Ketika mendapat kebaikan kita harus menyebut nama Allah dan jika mendapat keburukan salahkan diri sendiri.

Ramadhan diawali dengan takbir (ketika takbiratul ihram untuk shalat di malam hari pertama puasa) dan di akhiri dengan takbir di malam pertama syawal. Kita harus menyatakan bahwa hanya Allah Yang Maha Besar dan selainnya kecil.

QS 2 : 186

Jika kita melihat susunan ayat tersebut yang berupa penjelasan dari Allah jika ada yang bertanya tentang Allah, tidak ada kata “Katakan” sebelum menyatakan bahwa Allah itu dekat. Mengapa tidak ada “Katakan”? Karena kalau ada yang tanya tentang Allah, biar langsung Allah yang menjawab.
Kita harus memperbanyak do’a, dengan memenuhi syarat-syaratnya.

Dan kita harus berhusnuzhan kepada Allah terhadap do’a kita sebagaimana nabi Zakariya yang tidak pernah kecewa.

Karena ketika orang berdo’a, maka ada tiga kemungkinan :
1.    Dikabulkan sesuai permintaan
2.    Disimpan balasannya di akhirat
3.    Dijauhkannya musibah dari diri kita

QS 2 : 187

Mengandung nilai fiqih dan juga nilai keluarga.

“Kok bisa tiba-tiba ada tema suami-istri?”

Ini menunjukan bahwa Ramadhan adalah bulannya keluarga. Dimana pasangan (suami-istri) diilustrasikan sebagai pakaian.

Pakaian itu sendiri memiliki fungsi :
1.    Menutup aurat : pasangan hendaknya tidak saling membuka aib
2.    Menutup dari hal menyakitkan (panas, dingin, senjata untuk pakaian perang ) : pasangan harus saling melindungi
3.    Keindahan : indah karena pasangan dan bagi pasangan
Dan pakaian ada yang beli jadi selain buat sendiri, maka karena kita tidak pernah memesan tentang pasangan kepada orang tuanya ketika kita mendapatkan pakaian itu terdapat kekurangan harus dimaafkan.


Ramadhan juga memiliki pesan kesuburan : hamil.  Dimana Allah berfirman pada ayat ini “..Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu...” yang ditafsirkan oleh para ulama sebagai kehamilan


Ramadhan juga bulannya itikaf, dimana Allah berfirman bahwa pada 10 hari terakhir itu ada lailatul qadar yang di dalam Surat Al –Qadr dinyatakan sebagai keselamatan. Sehingga Semoga Ramadhan menjadi bulan kedamaian dan keselamatan untuk kehidupan kita.
Wallahua’lam bish shawab.

Ditulis oleh : Abu Zaid

Minggu, 16 Februari 2020

Menjadi Anggota IEANG


Cara Membaca Pikiran

Cara ini dicontohkan hanya untuk membaca pikiran angka, nanti seterusnya bisa Anda kembangkan sendiri. Sumber cara ini aku dapatkan waktu guru SMA membahas bilangan biner. Kemudian bilangan biner ini di susun sedemikian hingga tercipta beberapa matrik angka yang bisa dipakai untuk membaca pikiran teman Anda.

Matrik tersebut ada di bawah ini:


Rabu, 12 Februari 2020

CATATAN ONLINE (biar tidak hilang): MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DARI RUMAH KE SEKOLAH

INI ADA DOKUMENTASI CATATAN DARI SHARE WA AGAR TIDAK HILANG, SAYA KUMPULKAN DI BLOG INI

MEMBANGUN PERADABAN ISLAM DARI RUMAH KE SEKOLAH
Oleh : Ust Budi Ashari, Lc
Senin, 8 Feb 2016


Kebangkitan peradaban Islam yang sudah dijanjikan Rasulullah sejak 15 abad yg lalu BERMULA DARI RUMAH.

Selama org tua masih terlalu berharap besar pada sekolah, selama orang tua hanya berpikir sekolah mana yg paling bagus, maka kebangkitan masih jauh..

🏑 Rumah harus memiliki peran yang lebih besar dibanding sekolah..

Di zaman Rasul, rumah adalah sekolah yang lengkap.
Betapa banyak anak yg belajar ilmu tertentu dari Bapaknya, Ibunya, Kakeknya, Pamannya, Kakaknya..

🏫 Sekolah memang memiliki peran yg sgt besar dalam Islam. Dulu, pesantren bisa menggerakkan negara, "on off" nya negara ada di pesantren.. Sekarang??

Artinya, kita saat ini di rumah bermasalah, di sekolah bermasalah.. 😱
Pikirkan, bagaimana pertanggungjawaban kita di hadapan Allah sebagai orang tua kelak? Apakah kita bisa menjawab "sudah saya serahkan ke sekolah ya Allah" ketika diminta pertanggung jawaban tentang anak2 kita..

Ketika terjadi permasalahan pada anak2 kita, dulu narkoba, sekarang LGBT, kita ketakutan..Kalau terjadi pada anak2 kita, mau menyalahkan siapa? menyalahkan sekolah? Yg harus bertanggung jawab pertama adalah ayah ibunya.. 😭


🏠🏠🏠🏠🏠
Ketika kita mau membangun peradaban dari rumah kita, pelajari bagaimana Al Qur'an berbicara tentang rumah,

1. Baytun Ψ¨َيْΨͺٌ (rumah)
memiliki akar kata Ψ¨Ψ§Ψͺ artinya bermalam/menginap.

Rumah harus bisa menjadi tempat menginap/bermalam yang nyaman. Di Al Qur'an malam hari merupakan waktu beristirahat.

Rumah harus bisa menjadi tempat beristirahat di malam hari dengan tenang.

Kita tak akan nyaman dan tenang menginap di rumah yang penuh pertengkaran.

2. Maskana Ω…َΨ³ْΩƒَΩ†َ (tempat tinggal)
berasal dari kata sakana, sukun..

Dalam membaca Al Qur'an, huruf sukun artinya huruf yang ditenangkan setelah huruf sebelumnya berbunyi/bergerak..

Sakinah tenang..

Rumah harus menenangkan penghuninya setelah beraktivitas di luar rumah..

Ketika berada di rumah penghuni merasa tenang..

3. Baytullah/Masjid
Terkadang Allah menyebut buyuutin, yg bermakna masjid..

Baytullah, rumah Allah. Harus ada kaitan antara rumah kita dgn rumah Allah..

πŸ‘¨πŸ» Qs 4:34 setelah ayat tentang masjid, Allah menyebutkan kata Rijaal, artinya kalau kamu laki2, kamu harus ke masjid..

Rijal tidak bermakna laki-laki saja, tapi juga berasal dari kata rojuulah artinya jantan..
Artinya jika kamu laki2 dan "benar2 laki2" maka ke masjid..

Maka para ayah jangan pernah memberikan anak perempuannya ke laki2 yg tidak ke masjid..

Berikutnya Allah Membahas tentang pekerjaan..

Secara fitrah laki2, yg menjadi pembicaraan di antaranya adalah pekerjaan..

Kalau ibu2 secara fitrah yg dibicarakan anak2nya..

Ini fitrah yg sering kita lawan..

Maka wanita jangan melawan fitrah itu dengan bekerja keluar meninggalkan anak-anaknya..

Fitrah ibu adalah bersama anak2nya.,

🌟Betapa pentingnya memiliki rumah yang menjadi maskana, tempat sakinah, keamanan, ketenangan..

✨Doa Nabi Ibrahim ketika akan meninggalkan Siti Hajar di Mekkah sangat panjang..

Bekal yg dibawa hanya sekantung air dan sekantung kurma..

Tapi yg pertama diminta adalah tempat tinggal keluarganya sebagai tempat yg aman, nyaman, tenang (Rabbanaj'al haadzal balada aamina).. lalu soal aqidah... baru meminta soal rezeki..


Nyaman itu bukan karena luas, AC, listrik dsb..


Nyaman itu letaknya di hati dan tidak bisa dibeli..


✨Di surat At Tahrim, Asiah istri Fir'aun hidup di istana megah tapi tidak merasa aman, tidak nyaman, tidak selamat. Sehingga meminta dibangunkan rumah di surga.. Karena itu yg tidak diperolehnya di dunia..


🏑3 jenis rumah yang Allah jelaskan di Al Qur'an :

1⃣. Negeri Saba'
Baldatun thoyibatun wa rabbun ghafur --> negeri Saba'.. tidak ada hama, wabah penyakit, dsb

Di Al quran dikisahkan kota yg kebun-kebunnya diserang dgn hama tikus. Kebun yg semula menumbuhkan tanaman dan buah2an yg lezat setelah diserang tetap tumbuh tanaman, tetapi buahnya pahit dan tidak bisa dimakan, hanya untuk memandikan mayat..

Negeri yg tadinya subur, makmur, menjadi hancur..

2⃣. Kaum Tsamud
Qs Al Hijr -> Ashabul Hijr adalah kaum Tsamud..

Rumah2nya sangat megah dgn arsitektur luar biasa tetapi Rasulullah pun tidak mengizinkan ummatnya berlama2 di situ karena bekas tempat adzab..

Rumah mereka dulunya aaminiin, aman, temboknya tebal, sulit ditembus, tapi ternyata rumah mereka adalah kuburan mereka. Karena Allah Mengadzab mereka di dalam rumah mereka..

Rumah yg tidak pernah dibacakan Al Quran di dalamnya adalah seperti kuburan..
Rumah yang seperti kuburan adalah rumah yg digemari setan..

Rasulullah bersabda : "Shalat laki2 yg terbaik di rumahnya, kecuali yg wajib".. "Rumah yg dibacakan Al Baqarah, maka setan lari dari rumah tsb"..

Maka, agar rumah kita tidak seperti kuburan dan digemari setan, perbanyak shalat untuk perempuan, shalat sunnah untuk laki2, dan membaca Al Qur'an..

3⃣. Dua rumah binatang yg bertolak belakang
🐞a. Rumah Laba2
"Org2 yg menjadikan wali2 lain slain Allah seperti laba2 yg membuat rumah, dan rumah yg paling lemah adalah rumah laba2 sekiranya mereka tau."


Fakta ilmiah menunjukkan serat sarang laba2 lebih kuat dan lebih lentur dibandingkan sutra..

Makanya binatang yg tertangkap di sarang laba2 susah lepasnya..
Kalau bahannya kuat kenapa Allah menyebutnya rumah paling lemah?


Karena rumah itu oleh laba2 hanya digunakan sebagai jebakan. Rumah isinya hanya untuk saling menjebak, saling menjerat..

"Laba2 yg membuat rumah" di Al Qur'an menggunakan kata ganti perempuan..

Hasil penelitian membuktikan bahwa yg mengeluarkan serat untuk membangun rumah adalah betina..

Sementara di ayat lain, "perempuan bertanggung jawab atas rumah suaminya".

Rumah semestinya milik suami, ada qawwamah, perempuan bertanggung jawab memelihara rumah milik suaminya..

Pada laba2, hilangnya qawwamah karena betina yg membuat rumah.. Betina menjadi angkuh luar biasa.

Setelah dibuahi, betina berusaha membunuh jantan.. Karena itu setelah membuahi, jantan secepatnya kabur meninggalkan sarang. Jantan hanya bertugas membuahi..


Rumah menjadi lemah bukan karena fisiknya, tapi karena sistemnya..

Lemah karena hubungan antara anggota keluarganya. Laki2 tdk ada tanggung jawab, yg perempuan angkuh seperti Firaun, anak2 saling berkelahi..


Ketika perempuan yg memimpin tinggal menunggu waktu untuk hancur..


Anak laba2 setelah lahir dibungkus bersama2 di kantung yg sempit. Untuk bisa keluar harus saling membunuh. Yg bisa keluar adalah yg berhasil membunuh saudara2nya.


Kalau anak2 kita hanya sibuk berkelahi tentang makanan dan tempat tinggal, harta benda dan warisan, ini seperti anak laba-laba.


Setelah keluar, laba2 betina juga berusaha membunuh anaknya. Karena masa lalunya buruk, maka setelah anak laba2 besar, sesama saudara akan saling berkelahi, kalau betina akan angkuh seperti ibunya, kalau jantan akan tidak bertanggung jawab seperti bapaknya..

Hilangnya qawwamah laki2 menjadi catatan yg sangat penting..


Pelajari qawwamah laki2 di tafsir 4:34.. bekali anak2 kita ttg qawwamah..

33:37 ttg perceraian org mulia, Zaid dan Zainab, akibat hilangnya qawwamah zaid karena jauhnya perbedaan zaid dan zainab..


🐝b. Rumah Lebah
"Ketika Rabbmu memberikan ilham/wahyu kepada lebah untuk membuat sarangnya"..

Ini adalah contoh rumah yg dibangun dgn bimbingan Allah..
Madu yg kita makan adalah sisa persediaan makanan lebah, sisanya saja sgt bermanfaat..

Hasil dari rumah lebah adalah syifaa-u linnas, bermanfaat untuk manusia..
Hasil dari rumah kita, misalnya anak2 kita, harus menjadi sesuatu yg bermanfaat bagi manusia..


Lebah betina, perannya untuk hamil, melahirkan dan menyusui anak-anaknya.

Di Al Qur'an, 3 poin pada ayat ttg perintah anak yg berbakti adalah hamil, melahirkan, menyusui.. bakti anak ditukar dgn 3 hal luar biasa ini..

Ajarkan pada anak2 perempuan kita betapa mulianya aktivitas2 tersebut di dalam rumah mereka..

Sementara pekerjaan mereka di luar rumah, demi Allah bukan itu kemuliaan mereka..