Selasa, 25 Februari 2014

Ambillah Kesempatan Sekarang Jangan di Tunda

Awalnya berpikir buat apa sih, karena kan sudah daftar tinggal berangkat nanti Insya Allah. Gak tahu
asalnya dari mana mungkin atas argumen istri dan kenyataan memang harus cari ilmunya atau informasi dahulu (apa kelebihan ber-umroh) dan juga "gerakan hati" dari Atas, akhirnya aku pasrahkan kepada  Allah yang Maha Kaya dan ya berangkatlah. Prosesnya aku awali dahulu dengan membuat paspor sendiri setelah konsultasi ke Biro Umroh dan Haji di sekitar rumah. Bismillah berangkat lah  9-18 Februari2014 Penerbangan berangkat CKG-Madinah 9 Jam, makan 2 kali full soft drink jadwal kepulangan Jedah-CKG 9 jam juga.







Alhamdulillah landing pertama di Bandara Prince of King Abdul Azia disambut cuaca sejuk dingin Madinah 19-20 C. Akktifitas di Madinah lebih banyak untuk ibadah di Masjid Nabi ini kelebihannya berpahala 1000x dari pada masjid lainnya kecuali Masjid Haram di Masjidil Haram berpahala 100.000x dari masjid lainnya. Makanya jangan sampai ketinggaalan berjamaah sholat di dua masjid tersebut. Kegiatan sholat wajib 5x jangan dilewatkan, utamanya setalah sholat subuh menunggu sampai dengan muncul sholat sufuk/Dhuha berpahala sangat besar juga. Sholat sunnah di Raudah (Salah satu tempat Mustajab), Sehabis sholat Magrib tiap malam ikuti kajian tafsir dari ustad asal Indonesia yang sedang studi S3 di universitas islam madinah tempatnyadi dekat Pintu 19 Masjid Nabawi sambil menunggu sholat Isya', ziarah ke makam Nabi Muhaammad SAW, sahabat Nabi Abu Bakar, Umar, Makam Baqi (hanya mengucapkan salam saja dan lewat, tidak boleh memohon kepada jenazah (mayat) itu dosa besar Siri').

Mengunjungi Masjid Quba dengan mengambil wudhu dari hotel/inapan dan sholat sunnah 2 rakaat di masjid Quba pahalanya seperti orang ber-umroh. Mengunjungi percetakan Al-Quran di sini ada pembagian Al Quran gratis, tetapi karena waktu terbatas dan ingin mengejar jamaah di masjid  Nabawi akhirnya rombongan lebih memilih pulang saja. Lumayan hotel di Madinah dekat dengan masjid sekitar 3 blok, sehingga cukup jalan kaki saja dari hotel ke Masjid. Kegiatan di Madinah ini hanya 3 hari.





















Kegiatan utama di Makah adalah Umroh, maka sebelumya waktu di Madinah jaga kondisi kesehatan agar kegiatan utama Umroh berjalan dengan baik [bagi yang berangkat Umroh ke Madinah dahulu]. Cuaca Makah saat itu tidak terlalu dingin dibandingkan dengan Madinah suhu berkisar 20-23 C. Perjalanan dari Madinah sekitar ba'dal dhuhur perjalanan ke Mekah ini waktunya kurang lebih 5-6 jam dan sebelumnya sudah memakai pakaian ihrom dan saat sampai di masjid Bir Ali sholat sunnah dan niat umroh.
Waktu itu sampai Makah dinihari dan langsung menuju masjidil Haram, masuk pintu terdekat langsung Tawaf  mengelilingin Kabah 7 kali, sholat di belakang Maqam Ibrohim (tempat pijakan Nabi Ibrohim, saat membangun Ka'bah), minum air zam-zam dan langsung Sai dari Sofa ke Marwa bolak-balik 7 kali tetapi selesai di Marwa jadi sekali jalan di hitung 1x (sofa->marwa maupun marwa--> sofa) selanjutnya Tahalul. Bercukur gundul (mencukur habis) bagi laki-kali lebih baik karena di do'akan Nabi 3 kali.

Aktifikas di Makah untuk sholat sama seperti di Masjdi Nabawi, jangan sampai ketinggalan 5x berjamaah termasuk sholat sunnahnya. Disamping juga kita dapat datang gasik tiap mau sholat wajib untuk tawaf sunnah terlebih dahulu, sehingga sewaktu pas azan sholat kita dapat langsung ikut sholat jammah di barisan depan Menghadap Ka'bah langsung (subhanallah). Dan sesaat sebelum azan sholat ini keliling Ka'bah mulai tertata untuk sholat maka momen ini bisa Anda gunakan untuk sunnah mencium Hajar Aswad dan berdo'a dengan memeluk Multazam (salah satu tempat mustajab).
Tawaf ini juga sebagai pengganti sholat tahiyatal masjid, tetapi jika kita tidak ada waktu untuk tawaf maka ya sholatlah tahiyatal masjid. Perlu diketahui saat mulai sholat wajib ini jamaah perempuan akan sudah diinformasikan untuk sholat di shof perempuan bisaanya di belakang lantai bawah.  

Kegiatan sholat wajib di masjid Nabawi dan Haram ini biasanya seteleah sholat fardhu lansung di ikuti sholat mayat/ghoib ikutilah karena pahalanya adalah 1 qirat (1 gunung emas). Dan waktu sholat di sama saat imam membaca surat sajadah bisanya imam akan sujud jadi ikutilah.























Tips:
  1. saat berangkat di musin dingin bawalah lipglos dan vaselin badan untuk mencegah kering pecah bibir dan kaki
  2. tempat muztajab: Raudhah di Masjid Nabawi, Belakang Maqam (pijakan) nabi Ibrahim, Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah, di bawah Talang Emas Hijir Ismail.
  3. selalu bawa bawa plastik kresek waktu ke masjid karena sandal bisa kita bawa masuk dengan dibungkus kresek tersebut, karena pengalaman saya sudah 2 sandal hilang karena ditempatkan di kotak sandal dan di bawah jadi hilang (bukan diambil orang) tetapi kayaknya kena pembersihan petugas masjid, biasanya sandal/sepatu yang berserakan lansng di keruk untuk dimasukan plastik besar untuk dibuang kayaknya juga karena menjadi sampah di sana.
  4. bagi orang tua selalu bawa tag/id hotel & nomor telepon karena jika kesasar pulang bisa tanya polisi setempat
  5. usahakan paling tidak bisa bahasa Inggris (walaupun pasif dan "gratul-gratul"), syukur bahasa Arab, tetapi kalau jual beli rata-rata pedangan di sana arab, india, pakisan sudah pada pinter bahasa Indonesia.
  6. Untuk kenikmatan/memaksimalkan beribadah tanpa ganguan teman rombongan lain sebaiknya satu kamar 2 orang saja yaitu suamu-istri karena bebas ke masjid berdua termasuk mau tawah sunnah diwaktu apapun.
  7. Jangan terima telepon dari Indonesia karena biaya roaming mahal, saya pakai telkomsel SMS dari Arab ke Indonesia atau sesama  telkomsel (istri) di Arab cukup Rp 500 jadi komunikasi di sini dengan istri janjian/ ketemuan setelah sholat  cukup murh pakai sms saja. 

Subhanallah tiada bandingan biaya yang dikeluarkan dengan balasan yang kita terima. Semoga tetap dapat menjaga setelahnya Ya Allah kuatkanlah dan golongkan kami dalam orang-orang yang bersyukur Aamiiin.

Download:


0 komentar: